Tingkat kemacetan di ibukota sudah termasuk kategori yang sangat akut. Karena ibukota tiada hari tanpa macet. Dari mulai jam pergi kerja maupun pulang kerja. Ibukota sudah sangat bersahabat sekali dengat kata macet. Adapun penyebab kemacetan terdiri dari beberapa faktor. Penyebabnya adalah si pengendara sendiri maupun sarana pra sarana . Faktor yang paling utama yaitu jumlah kendaraan semakin meningkat. Terutama sepeda motor. Jumlah pertambahan kendaraan tiap tahun tidak sebanding dengan ruas jalan yang ada. Sarana prasarana pun mempengaruhi tingkat kemacetan. Yaitu rambu lalu lintas. Sudah dapat dipastikan apabila hujan pasti terjadi kemacetan. Apalagi ditambah adanya genangan air membuat laju kendaraanpun melambat.
Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk mengurangi kemacetan di ibukota. Yaitu dengan dengan membangun Flyover dan transportasi massal. Biaya yang dikeluarkan dalam pembangunan flyover tidaklah sedikit. Transportasi massal pun dibuat agar masyarakat meninggalkan kendaraan mereka. Baru – baru ini gagalnya pembuatan transportasi massal yaitu monorail saya rasa menimbulkan kerugian yang besar. Sekarang yang tersisa dari monorail adalah tiang – tiang beton saja. Tahun 2014 direncanakan pembuatan MRT untuk mengurangi tingkat kemacetan itu sendiri, saya pikir pemrov DKI harus benar – benar menuntaskan pekerjaan yang telah direncanakan. Karena biaya untuk membangun itu semulah pastilah tidak sedikit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar